
Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, banyak anak muda kehilangan ruang untuk sekadar berhenti dan bertanya pada diri sendiri: siapa saya, dan ke mana saya akan melangkah? Derasnya arus digital, tekanan sosial, dan minimnya waktu untuk refleksi diri sering membuat mereka rapuh sebelum benar-benar sempat tumbuh. Dari kegelisahan itulah Yayasan Lumina menghadirkan Youth Growth Camp bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan ruang pulang bagi generasi muda untuk menemukan kembali arah dan kekuatan dalam dirinya.
Mengusung tema “Grow to Lead, Lead to Inspire”, camp ini berlangsung dalam dua babak yang penuh makna. Di Bandung, selama sepuluh hari pada 20–29 Juli 2026 di Asrama Putri Yamza Filiz, 34 anak muda (29 mahasiswi binaan Yayasan Lumina dan 1 siswa Beasiswa Anak Nusantara) memilih untuk bertahan hingga akhir, melewati proses yang tidak selalu mudah namun sarat pembelajaran. Semangat yang sama juga diselenggarakan di Tangerang Selatan pada 25–26 Juli, di mana 15 peserta lain, 8 mahasiswa binaan Lumina dan 7 siswa Beasiswa Anak Nusantara, ikut merasakan proses pembentukan diri yang serupa dalam waktu yang lebih singkat.



Selama hari-hari itu, peserta diajak keluar dari zona nyaman: disiplin yang dilatih setiap hari, diskusi yang menantang cara berpikir, hingga aktivitas luar ruangan yang menuntut mereka saling percaya dan bekerja sama. Bukan sekadar teori, tapi pengalaman nyata yang menanamkan integritas, kemandirian, dan keberanian untuk terus tumbuh meski jalan tidak selalu lurus.
Harapan dari setiap peluh dan malam panjang diskusi itu sederhana namun besar: lahirnya pribadi-pribadi yang berintegritas, terbuka pikirannya, dan tetap berpegang pada nilai agama serta cinta pada bangsa sekaligus pemimpin masa depan yang visioner dan peduli pada sesama. Sebab pada akhirnya, generasi yang kuat bukan lahir dari kebetulan, melainkan dari ruang tumbuh yang sengaja dirancang dengan penuh kepedulian.
Youth Growth Camp adalah bukti bahwa perubahan itu mungkin, satu anak muda pada satu waktu. Dan perjalanan ini akan terus berlanjut selama ada tangan-tangan yang mau mendukung lewat doa, uluran dukungan, atau sekadar mengikuti kabar terbaru Yayasan Lumina di Instagram dan website resmi kami.